Faktoryang melatarbelakangi kedatanganbangsa Barat ke dunia Timur adalah banyaknya perubahan di Eropa yang meliputi berbagai aspek kehidupan, di antaranya sebagai berikut: 1. Runtuhnya Kekaisaran Romawi. Pada masa kejayaannya, kekuasaan kekaisaran Romawimeliputi hampir seluruh Eropa, Afrika Utara, dan Afrika Barat.Kekaisaran Romawi mengalami
Padaperiode ini, para pemikir mulai bebas bereksplorasi dan membuka ide-ide lama yang ditinggalkan oleh bangsa Yunani dan Romawi. Perkembangan ilmu pengetahuan pada masa renaisans inilah yang mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra hingga sampai ke Indonesia. Berikut ini lima latar belakang kedatangan bangsa barat ke Indonesia:
Bacaartikel ini sampai habis, ya! Latar Belakang Kedatangan Bangsa Eropa ke Indonesia. Indonesia dikenal sebagai daerah penghasil rempah-rempah. Rempah-rempah dicari bangsa Eropa karena manfaatnya sebagai penghangat dan bisa dijadikan pengawet makanan. Selain karena harganya yang mahal, memiliki rempah-rempah juga menjadi simbol kejayaan
Latarbelakang selanjutnya adalah adanya perkembangan teknologi kemaritiman memungkinkan pelayaran dan perdagangan yang lebih luas, termasuk menyebrangi samudra Altalntik. Dalam usaha mencari wilayah baru itu bangsa Eropa membawa misi Gold, Glory, Gospel (3G). Gold berarti keinginan memperoleh kekayaan di wilayah-wilayah baru yang ditemukan.
24. Latar Belakang Kedatangan Belanda dan Tujuannya ke Indonesia 2.4.3. Latar Belakang Kedatangan Belanda ke Indonesia Yang melatarbelakangi Belanda ke Indonesia adalah karena Kota Konstatinopel jatuh ke tangan bangsa Turki pada 1453 M, sehingga rempah-rempah di Eropa menjadi mahal karena jumlahnya dibatasi oleh Turki.
Penjelajahanini dilakukan untuk mencari daerah penghasil rempah-rempah yang pada saat itu laku di pasaran Eropa. Penjelajahan ini dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, yakni sebagai berikut. Jatuhnya kota Konstantinopel pada tahun 1453 ke tangan Turki Ottoman. Penemuan dan perkembangan di bidang teknologi maritim seperti ditemukannya kompas
Abad ke-15 merupakan periode penting bagi kehidupan bangsa-bangsa Eropa. Pasalnya, abad ini berkaitan erat dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan semangat menemukan dunia baru. Selain itu, jatuhnya Konstantinopel pada 1453 ke tangan Turki Usmani (Ottoman) juga berdampak besar bagi bangsa Eropa.
2kre. Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang12 Juni 2022 1252Jawaban C Untuk lebih jelasnya, yukk pahami penjelasan berikut ini Bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera dan melayari ganasnya lautan hingga berhasil menuju Nusantara. Ada beberapa alasan bangsa Eropa memutuskan untuk melakukan pelayaran samudera, yakni 1 Pencarian pusat rempah-rempah di dunia timur karena pusat rempah di Eropa yakni kota Konstantinopel direbut oleh kekaisaran Turki. Kota ini ditutup bagi perdagangan Eropa dan diubah namanya menjadi Istanbul 2 Pembuktikan akan teori Heliosentris yang mengatakan bahwa Bumi Itu Bulat 3 Semboyan 3G 4 Berita dan kisah perjalanan marcopolo yang mengatakan bahwa Asia sangat indah Dengan demikian, jawaban yang benar adalah opsi C. Ditemukannya peta jalur laut ke Asia oleh bangsa Turki
- Penjelajahan samudra yang dilakukan oleh bangsa Eropa bukan tanpa sebab. Mereka melakukan penjelajahan samudra untuk menemukan dunia baru. Tidak hanya itu, tapi juga ingin menguasai untuk memperoleh keuntungan ekonomi dan politik. Salah satu wilayah penjelajahan bangsa Eropa sampai ke Indonesia. Apalagi Indonesia merupakan penghasil rempah-rempah dunia yang menjadi rebutan bangsa Eropa. Apa latar belakang yang membuat bangsa Eropa melakukan perjalanan sampai ke Indonesia? Jatuhnya Konstatinopel Dalam buku Sejarah Indonesia Masuknya Islam hingga Kolonialisme 2020 karya Ahmad Fakhri Hutauruk, kedatangan bangsa barat ke Nusantara bukan merupakan kebetulan. Kedatangan mereka adalah akibat adanya perubahan secara struktural di kawasan Laut Tengah. Baca juga Rempah-Rempah, Alasan Bangsa Eropa Datang ke Indonesia Persaingaan untuk memainkan peran yang lebih dominan di Laut Tengah mengalami pergeseran. Setelah Dinasti Ottoman berkuasa, beberapa peraturan tentang pelayaran di kawasan tersebut diberlakukan. Itu mengakibatkan bangsa-bangsa Eropa menepi di kawasan tersebut. Namun, pada intinya kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia dilatarbelakangi oleh peristiwa jatuhnya Konstatinopel di kawasan Laut Tengah pada 1453. Jatuhnya Konstatinopel mengubah peta politik global pada abad ke-15. Sehingga mendorong bangsa-bangsa Eropa untuk mencari jalan menuju dunia lain. Penolakan penguasa baru di Laut Tengah Dinasti Ottoman terhadap aktivitas barat di kawasan tersebut mendorong mereka untuk mencari daerah baru. Konstatinopel merupakan ibukota Kekaisaran Romawi Timur yang merupakan pelabuhan transit perdagangan antara Asia dan Eropa. Letaknya yang strategis menyebabkan bangsa-bangsa disekitarnya banyak yang ingin menguasainya termasuk umat Islam. Baca juga Penjelajahan Samudra Latar Belakang dan Tujuan Pada 1453, Sultan Usmani Muhammad II yang bergelar "Al Fatih" sang penakluk menyerang Konstatinopel. Ibukota pun berpindah dari Andrianopel ke Konstatinopel atau disebut Istanbul yang berati "Tahta Islam". Kondisi itu membuat pusat perdagangan rempah-rempah di Instanbul dikuasai oleh pedagang Islam. Jatuhnya Konstatiopel membuat kesulitan bagi bangsa-bangsa Eropa terutama pada bidang perdagangan. Berikut alasannya Daerah ini tertutup buat perdagangan. Tidak boleh dijadikan sebagai lintas barang dagangan dari Asia. Hal itu mengancam kehidupan ekonomi orang Eropa Barat atau Timur. Kedudukan perdagangan bangsa Italia di tempat ini dihancurkan. Mencari wilayah baru Jatuhnya Konstantinopel mendorong bangsa Eropa untuk mencari daerah penghasil barang- barang yang dibutuhkan seperti rempah-rempah. Baca juga Portugis, Bangsa Eropa Pertama yang Masuk ke Indonesia Mereka mencari jalan perhubungan langsung dengan Asia. Apalagi didukung dengan penemuan berbagai teknologi, seperti kompas, teropong, dan peta. Penemuan teknlogi tersebut mempermudah dalam penjelajahan samudra dan menemukan daerah baru. Bangsa yang mempelopori perjalanan tersebut adalah Portugis. Karena rakyat Portugis terbiasa berperang dengan Moor dan mempunyai pelabuhan-pelabuhan besar. Apalagi pada masa itu, Portugis memiliki angkatan laut modern dan kuat, mempunyai hubungan dagang dengan pelabuhan di Mediteranian dan negara-negara Eropa Utara. Faktor pendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera Ada beberapa faktor yang mendorong bangsa-bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera, yakni Teori Heliosentris Teori heliosentris dari Copernicus. Di mana menyatakan bahwa bumi itu bulat. Ferdinand Magellan, pelaut pertama yang berhasil mengelilingi dunia dan membuktikan bahwa bumi bulat. Kisah perjalanan Marcopolo Kisah perjalanan Marcopoli ke dunia timur China tertuang dalam buku yang tulis Rustichello berjudul The Travels of Marcopolo perjalanan Marcopolo. Penemuan kompas, mesiu, navigasi, peta dan perakalatan pelayaran. Adanya ambisi melaksanakan semboyan 3G, yaitu gold mencari emas atau kekayaan, glory mencari kekuasaan, dan gospel menyebarkan agama Nasrani. Baca juga Reaksi Bangsa Indonesia Terhadap Kedatangan Portugis Pada masa imperalismes kuno, Portugis dan Spanyol merupakan dua kerajaan Katolik yang mempunyai kekuatan armada laut, teknoligi navigasi, dan perkapalan yang maju jika dibandingkan negara lain. Portugis dan Spanyol merupakan bangsa Eropa yang menjadi pelopor penjelajahan samudra. Dalam penjelajahannya mereka sampai ke Asia salah satunya ke wilayah Indonesia. Portugis, Spanyol, Inggris, Prancis, Belanda dan Denmark memainkan peran aktif. Sehingga jaringan komunikasi antar wilayah terbuka. Kaya rempah-rempah Rempah-rempah menjadi awal mula datangnya sejumlah bangsa-bangsa eropa ke Nusantara atau Indonesia. Kedatangan mereka berambisi untuk berburu dan menguasai rempah-rempah dengan menjajah Nusantara. Karena rempah-rempah yang dimiliki Indonesia sangat melimpah ada diberbagai wilayah. Bahkan menjadi komoditas dengan nilai jual yang tinggi atau mahal. Rempah-rempah memiliki manfaat untuk pengobatan dan kesehatan. Baca juga Sejarah Rempah di Indonesia, Ada Pengaruh dari India, Spanyol, dan Portugis Portugis merupakan bangsa Eropa pertama yang datang ke Indonesia. Kemudian Spanyol dan Belanda yang datang ke Indonesia sebagai pedagang. Bahkan Belanda kemudian membentuk Vereenigde Oost-Indische Compagnie VOC atau persekutuan dagang Belanda. VOC kemudian menguasai Indonesia dalam waktu yang cukup lama. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Jalur pelayaran Bangsa Eropa ke Indonesia adalah lintasan laut yang dilalui bangsa-bangsa Eropa pada zaman penjelajahan samudera menuju Indonesia. Pelopor dari penjelajahan samudera adalah Bangsa Portugis yang kemdian diikuti oleh Bangsa Belanda, Spanyol, dan Inggris. Mengapa Bangsa Eropa mengadakan pelayaran atau penjelajahan samudera? Setidaknya ada 5 latar belakang yang menjadi alasan Bangsa-Bangsa Eropa melakukan pelayaran/penjelajahan samudera. 5 Latar belakang penjelajahan samudera oleh Bangsa Eropa1 Kisah Perjalanan Marcopolo 1954-13242 Jatuhnya Kota Konstantinopel Tahun 1453 sehingga jalur perdagangan ikut tutup3 Memiliki kebutuhan dan keinginan akan rempah-rempah4 Adanya semangat penaklukan Reconquesta5 Berkembangnya teknik pelayaran dan penemuan kompas6 Penemuan Copernicus yang didukung oleh Galileo Galilei tentang teori Bumi bulat Baca Juga Zaman Penjelajahan Samudera Masa-masa dilakukan penjelajahan samudera oleh bangsa-bangsa Eropa kemudian dikenal Zaman penjelajahan samudera. Bagaimana jalur pelayaran Bangsa Eropa ke Indonesia? Bagaimana jalur pelayaran yang dilalui oleh Bangsa Protugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan rute atau jalur pelayaran Bangsa Eropa di bawah. Table of Contents Jalur Pelayaran Portugis ke Indonesia Jalur Pelayaran Spanyol ke Indonesia Jalur Pelayaran Inggris ke Indonesia Jalur Pelayaran Bangsa Belanda ke Indonesia Jalur Pelayaran Portugis ke Indonesia Bangsa Eropa pertama yang melakukan pelayaran adalah Bangsa Portugis di bawah pimpinan Bartholomeus Diaz. Penjelajahan pertama yang dilakukan oleh Portugis hanya sampai berlayar ke ujung Afrika Selatan yaitu Tanjung Harapan Cape of Good Hope pada tahun 1496. Sesampainya di sana, pelayaran yang dilakukan oleh rombongan Bartholomeus Diaz tidak meneruskan perjalanan dan memutuskan untuk kembali. Selanjtunya, Bangsa Portugis meneruskan penjelajahan samudera di bawah pimpinan Vasco De Gama melalui jalur pelayaran yang sebelumnya ditempuh oleh rombongan Bartholomeus Diaz. Pelayaran yang dilakukan oleh romobongan Bangsa Portugis kali ini berhasil mendarat di Kalkuta India pada tahun 1498. Di tempat ini, romobongan pelayaran Bangsa Portugis yang dipimpin oleh Vasco de Gama berhasil menemukan salah satu tujuan utamanya yaitu menemukan daerah penghasil rempah-rempah. Setelah cukup lama menduduki India, Bangsa Portugias melanjutkan jalur pelayaran ke arah Timur hingga sampai Malaka. Armada Portugis dibawah pimpinan Alfonso DβAlbuquerque berhasil merebut Malaka pada tahun 1511. Pada waktu itu, kerajaan Malaka di impin oleh Sultan Mahmud Syah. Selanjutnya, Bangsa Portugis terus meneruskan penjelajahannya ke arah timur dengan tujuan mendapatkan sendiri pusat rempah-rempah yang ada di Kepulauan Maluku. Pelayaran dari Malaka ke Maluku dipimpin oleh Antonio de Abreu dan Francisco Serrao pada tahun 1512. Wilayah Maluku pada waktu itu disebut-sebut sebagai asal mula rempah-rempah. [Ringkasan] Rute pelayaran Bangsa PortugisPortugis β Tanjung Harapan β Kalkuta India β Malaka β Maluku Bartholomeus Diaz Portugis β Tanjung Harapan β kembaliVasco da Gama Portugis β Tanjung Harapan β Kalkuta India β menetap lamaAlfonso de Albuquerque Kalkuta India β MalakaAntonio de Abreu dan Francisco Serrao Malaka β Maluku Baca Juga Awal Mula Penjajahan Jepang di Indonesia Jalur Pelayaran Spanyol ke Indonesia Jalur pelayaran Bangsa Eropa berikutnya adalah jalur yang dilalui Bangsa Spanyol. Spanyol memiliki jalur pelayaran Bangsa Eropa yang berbeda dengan Portugis karena Spanyol mendapat hak ekslusif menguasai kawasan bagian barat. Sedangkan Portugis mendapatkan hak menguasai kawasan bagian Timur, sebagaimana kesepakatan dalam Perjanjian Tordesilas. Pelayaran oleh Spanyol dipelopori oleh Christopher Colombus, namun romobongan ini tidak sampai ke Indonesia. Rombongan Christopher Columbus hanya berhasil sampai di Haiti, kepulauan Karibia. Pelayaran yang dilakukan oleh Christopher Colombus menghasilkan pengetahuan akan benua baru yang sekarang dikenal dengan Benua Amerika. Sehingga, Christopher Colombus sering disebut-sebut sebagai penemu Benua Amerika. Pelayaran bangsa Spanyol berhasil sampai ke Indonesia melalui jalur Barat di bawah pimpinan Ferdinand Magelhans dan Sebastian de Elcano. Di mana, Ferdinan Magelhaens melakukan pelayaran dai Spanyol menuju Barat melalui samudera atlantik dan sampai pada sebuah selat Magellen. Setelah melewati Samudera Pasifik, romobongan ini berhasil mencapai Kepulauan Massava Filipina. Sayangnya, Ferdinan Maghellans tewas di Filipina dan perlayaran dilanjutkan oleh Juan Sebastian Elcano. Di bawah pimpinan Juan Sebastian Elcano, rombongan pelayaran Spanyol kali ini berhasil mencapai Maluku. Rombongan pelayaran Spanyol meneruskan perjalanan dan kembali ke Spanyol melalui Tanjung Harapan. Sehingga dapat dikatakan bahwa rombongan pelayaran Bangsa Spanyol telah mengelilingi Bumi. Di mana, Spanyol berangkat menuju jalur barat dan kembali dengan jalur yang berbeda dari arah timur. [Ringkasan] Jalur pelayaran Bangsa Spanyol ke IndonesiaSpanyol β Samudera Atlantik β San Salvador/Haiti/Selat Maghellans β Samudera Pasifik β Filipina β Maluku Christophorus Columbus Spanyol β Samudra Atlantik β San Salvador β HaitiFerdinand Maghellans dan Juan Sebastian del Cano Spanyol β Samudra Atlantik β Selat Maghellans β Samudera Pasifi β Filipina β Maluku Jalur Pelayaran Inggris ke Indonesia Keberhasilan Portugis menemukan Maluku membuat perdagangan rempah-rempah di Eropa semakin meluas. Lisabon atau Lisboa ibu kota Portugis/Portugal berkembang menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Eropa Barat. Kondisi ini membuat Inggris dapat mengambil keuntungan besar dalam perdagangan rempah-rempah karena dapat memperoleh rempah-rempah secara bebas dengan harga yang murah. Adanya konflik antara Inggris dan Portugi sebagai bagian dari Perang 80 Tahun membuat Inggris mulai kesulitan mendapatkan rempah-rempah dari Lisabon. Kondisi tersebut membuat Bangsa Inggris berusaha mencari sendiri negara penghasil rempah-rempah dengan melakukan pelayaran. Jalur pelayaran Bangsa Eropa yang ditempuh oleh Inggris sama dengan jalur Spanyol yang dikenal dengan jalur/rute Maghellans. Tokoh pelayaran perjalanan samudera Bangsa Inggris adalah Francis Drake dan Thomas Cavendish. Meskipun berhasil mencapai Nusantara/Indonesia, namun Inggris tidak banyak memberikan banyak pengaruh di Indonesia. Kondisi ini dikarenakan Bangsa Inggris yang terdesak oleh Belanda yang berhasil mencapai Nusantara di Banten. Bangsa Inggris memfokuskan usahanya di India melalui kongsi dagang Inggris yaitu EIC East India Company. Tempat di Indonesia yang pertama kali dimasuki oleh Inggris adalah Maluku, sama seperti Spanyol karena melalui jalur yang hampir sama. [Ringkasan] Jalur Pelayaran Inggris ke IndonesiaInggris β Samudera Atlantik β Selat Maghellans β Samudera Pasifik β Filipina β Maluku Ternate Baca Juga Tokoh-Tokoh Penjelajah Samudera dari Bangsa-Bangsa Eropa Jalur Pelayaran Bangsa Belanda ke Indonesia Selain Inggris, Belanda juga mendapat larangan untuk bertransaksi di Lisabon Portugis. Sehingga pihak Belanda juga ikut melakukan pelayaran menjelajahi Samudera dengan salah satu tujuan utamanya untuk mendapatkan rempah-rempah. Tokoh penjelajah samudra dari Belanda yang berhasil sampai di Nusantara/Indonseia adalah Cornelis de Houtman. Sebelumnya ada tokoh lain dari Belanda yang melakukan pelayaran namun tidak berhasil sampai ke Indonseia. Tokoh pertama yang melakukan penjelajahan adalah Barentz yang mencari daerah Timur melalui jalur Utara. Sayanganya, romobongan ini mendapat masalah karena air laut membeku di Kutub Utara dan memutuskan untuk kembali. Dalam perjalanan pulang, Barentz meninggal dan namanya diabadikan untuk sebuah nama laut. Pelayaran oleh Belanda berikutnya dilakukan oleh Cornelis de Houtman. Di mana, jalur pelayaran Bangsa Eropa yang dilakukan Belanda mengikuti rute pelayaran Portugis. Namun, Belanda langsung menuju Pelabuhan Banten dengan menyebrangi Samudera Hinda dan melalui Selat Sunda tanpa melalui India. [Ringkasan] Jalur Pelayaran Belanda ke IndonesiaInggris β Tanjung Harapan β Samudera Hindia β Selat Sunda β Pelabuhan Banten Demikianlah tadi ulasan jalur pelayaran bangsa Eropa yang dilakukan oleh Bangsa Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda. Secara ringkas, jalur pelayaran Bangsa Eropa ke Indonesia digambarkan seperti berikut. Jika dicermati, jalur pelayaran Bangsa Eropa terbagi dalam dua jalur utama yaitu rute ke timur dan rute ke barat. Portugis dan Belanda menggunakan jalur pelayaran Bangsa Eropa dengan rute timur. Sedangkan Spanyol dan Inggris menggunakan jalur pelayaran Bangsa Eropa dengan rute barat, Meskipun memiliki dua rute yang berbeda, namun kedua rute dapat bertemu di satu titik, seperti di Maluku. Kondisi ini terjadi karena bentuk bumi bulat. Terima kasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat! Baca Juga Ringkasan Singkat Uraian Jalur Sutera
SejarahApakah kamu lagi mencari jawaban dari pertanyaan Berikut ini merupakan latar belakang pelayaran bangsa Eropa, kecuali?Berikut pilihan jawabannyajatuhnya Kekaisaran Romawi Timur oleh Kerajaan Turki Usmaniditemukannya peta jalur laut ke Asia oleh bangsa Turkiditerbitkannya kisah perjalanan ke Asia milik Marco Polodiblokadenya Istanbul yang merupakan pusat rempah-rempah EropaKunci Jawabannya adalah B. ditemukannya peta jalur laut ke Asia oleh bangsa dari Ensiklopedia, Berikut ini merupakan latar belakang pelayaran bangsa Eropa, kecualiberikut ini merupakan latar belakang pelayaran bangsa eropa, kecuali ditemukannya peta jalur laut ke Asia oleh bangsa jawabanya bukan A. jatuhnya Kekaisaran Romawi Timur oleh Kerajaan Turki Usmani? Nah ini nih masalahnya, setelah saya tadi mencari informasi, ternyata jawaban ini lebih tepat untuk pertanyaan yang jawabanya B. ditemukannya peta jalur laut ke Asia oleh bangsa Turki? Hal tersebut sudah tertulis secara jelas pada buku pelajaran, dan juga bisa kamu temukan di internetKenapa nggak C. diterbitkannya kisah perjalanan ke Asia milik Marco Polo? Kalau kamu mau mendaptkan nilai nol bisa milih jawabannya ini, jawaban yang D. diblokadenya Istanbul yang merupakan pusat rempah-rempah Eropa kenapa salah? Karena menurut saya pribadi jawaban ini sudah keluar dari topik yang disini sudah bisa kamu simpulkan ya, jawaban yang benar adalah B. ditemukannya peta jalur laut ke Asia oleh bangsa Turki.
- Pada masa pemerintahan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia datanglah bangsa Eropa yang mengadakan pelayaran samudera. Kedatangan orang-orang Eropa di Nusantara mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia, namun karena diketahui kedatangan mereka untuk menguasai Nusantara maka munculah perlawanan di berbagai buku Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 2005 karya MC Ricklefs, kedatangan orang-orang Eropa pertama di Asia Tenggara pada awal abad ke-16 dipandang sebagai titik penentu yang paling penting dalam sejarah ini. Mulai akhir abad ke-15 bangsa Eropa berusaha melakukan penjelajahan samudera. Terdapat beberapa alasan penjelajahan samudera dan akhirnya datang ke Indonesia, sebagai berikut Baca juga Penemuan Kompas, Mendorong Bangsa Eropa lakukan Penjelajahan Mencari kekayaan gold Kekayaan yang mereka cari terutama adalah rempah-rempah. Sekitar abad 15 di Eropa, rempah-rempah pada saat itu harganya sangat mahal. Harga rempah-rempah bisa semahal dengan harga emas gols. Sehingga mereka membutuhkan rempah-rempah untuk industri agama Nasrani gospel Selain mencari kekayaan dan tanah jajahan, bangsa Eropa juga membawa misi khusus, yaitu menyebarkan agama Nasrani kepada penduduk daerah mereka ini dianggap sebagai tugas suci yang harus dilaksanakan ke seluruh dunia yang dipelopori oleh bangsa Portugis. Mencari kejayaan glory Di Eropa ada suatu anggapan apabila suatu negara memiliki banyak tanahjajahan, maka negara tersebut termasuk negara yang jaya glory. Dengan adanya anggapan ini, negara-negara Eropa berlomba-lomba untuk mencari tanah jajahan sebanyak-banyaknya. Baca juga Portugis, Bangsa Eropa Pertama yang Masuk ke Indonesia Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan perkembangan paham Renaissance, ilmu pengetahuan dan teknologi juga berkembang pesat, di antaranta Ditemukan teori Heliosentris dari Copernicus yang mengatakan bahwa pusat peredaran tata surya adalah matahari. Planet-planet berputar mengelilingi matahari dan bumi berputar pada porosnya. Bentuk bimi tidak rata tetapi bulat. Hal ini mendorong mereka untuk membuktikannya. Dikembangkannya teknik pembuatan kapal yang dapat digunakan untuk mengarungi samudera luas. Mulai ditemukannya mesiu untuk persenjataan. Senjata ini digunakan dalam melindungi pelayaran dari ancaman bajak laut dan sebagainya. Ditemukannya kompas, sebagai petunjuk arah. Sehingga para penjelajah tidak lagi bergantung pada kebiasaan alam. Untuk menemukan arah, biasanya mereka berpedoman pada bintang, sehingga jika tertutup awan mereka terpaksa berhenti. Baca juga Rempah-Rempah, Alasan Bangsa Eropa Datang ke Indonesia Jatuhnya konstantinopel Jatuhnya Kota Konstantinopel Jatuhnya Konstatinopel ke tangan bangsa Turki pada tahun 1453 menyebabkan bangsa Eropa mengalami kesulitan mendapatkan rempah-rempah. Sehyingga mereka berusaha mencari sendiri daerah penghasil rempah-rempah dengan melakukan penjelajahan-penjelajahan samudera. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
berikut ini merupakan latar belakang pelayaran bangsa eropa kecuali